Business Model Canvas
Business Model Canvas adalah suatu kerangka kerja yang membahas model bisnis dengan disajikan dalam bentuk visual berupa kanvas lukisan, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah. Model ini digunakan untuk menjelaskan, memvisualisasikan, menilai, dan mengubah suatu model bisnis, agar mampu menghasilkan kinerja yang lebih optimal.
Model Bisnis Memiliki 9 pilar utama, akan tetapi disini saya akan menjelaskan 4 elemen yang paling utama yaitu :
1. Customer Segment
Elemen pertama ini membuat kita harus menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis kita. Misalnya, suatu maskapai penerbangan mengeluarkan 2 produk untuk memenuhi kebutuhan 2 segmen pelanggan yang berbeda atau ada 2 stasiun televisi yang menyajikan 2 acara berbeda untuk memenuhi segmen pelanggan yang berbeda. Contoh comsumer low-med yang berpegang pada fungsi suatu produk, sedangkan high consumer biasanya berdasarkan mutu nya.
2. Value Propositions
Ini adalah sekat yang merupakan keunggulan produk, apa saja sesungguhnya poin-poin yang dapat mendatangkan manfaat yang ditawarkan perusahaan bagi customer segment-nya. Hal ini menjadi kesempatan bagi Anda untuk menjabarkan kekuatan dan keunggulan yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis yang lain.
3. Channels
Melalui penggunaan channels yang tepat, Anda baru bisa menyampaikan value propositions kepada customer segments. Jadi, cobalah pikirkan channels yang ingin Anda gunakan dengan baik, karena penentuan channels adalah salah satu elemen penting bagi keberhasilan sebuah bisnis. Pada elemen ini kegiatanya berkutik pada Iklan, E-Commerce, Social Media sebagai alat untuk menunjukkan kualitas suatu produk.
4. Cost Structure
Model Bisnis Memiliki 9 pilar utama, akan tetapi disini saya akan menjelaskan 4 elemen yang paling utama yaitu :
1. Customer Segment
Elemen pertama ini membuat kita harus menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis kita. Misalnya, suatu maskapai penerbangan mengeluarkan 2 produk untuk memenuhi kebutuhan 2 segmen pelanggan yang berbeda atau ada 2 stasiun televisi yang menyajikan 2 acara berbeda untuk memenuhi segmen pelanggan yang berbeda. Contoh comsumer low-med yang berpegang pada fungsi suatu produk, sedangkan high consumer biasanya berdasarkan mutu nya.
2. Value Propositions
Ini adalah sekat yang merupakan keunggulan produk, apa saja sesungguhnya poin-poin yang dapat mendatangkan manfaat yang ditawarkan perusahaan bagi customer segment-nya. Hal ini menjadi kesempatan bagi Anda untuk menjabarkan kekuatan dan keunggulan yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis yang lain.
3. Channels
Melalui penggunaan channels yang tepat, Anda baru bisa menyampaikan value propositions kepada customer segments. Jadi, cobalah pikirkan channels yang ingin Anda gunakan dengan baik, karena penentuan channels adalah salah satu elemen penting bagi keberhasilan sebuah bisnis. Pada elemen ini kegiatanya berkutik pada Iklan, E-Commerce, Social Media sebagai alat untuk menunjukkan kualitas suatu produk.
4. Cost Structure
Elemen terakhir yang tak kalah pentingnya dengan kedelapan elemen lainnya adalah struktur pembiayaan bisnis. Mengelola biaya secara efisien akan membuat bisnis yang dijalani menjadi lebih hemat dan bisa meminimalkan risiko kerugian. Hal ini juga dapat menentukan proposisi nilai yang tepat untuk pelanggan.
Pada elemen terakhir ini, tentu dibutuhkan laporan keuangan yang tepat. Kini, Anda dapat membuat laporan keuangan dengan software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat Anda gunakan untuk membuat laporan keuangan dengan mudah, cepat, dan aman, serta data yang tercatat akan disajikan secara realtime. Keunggulan lain dari Jurnal adalah adanya fitur perhitungan stok barang, pembuatan faktur, hingga penyimpanan bukti transaksi yang dapat memudahkan bisnis Anda.


0 Post a Comment:
Post a Comment